Kunjungan Menteri Negara Anggota ASEAN Ke Goa pindul

1001197_490237744388861_264464212_n

Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan tingkat menteri negara anggota ASEAN mengenai pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan atau Asean Ministerial Meeting on Rural Development And Poverty Eradication (AMRDPE) ke-8 di Yogyakarta, Indonesia pada tanggal 2-5 Juli 2013.

Rangkaian kegiatan 8th AMRDPE ini merupakan wadah yang tepat untuk berbagi informasi dan pengalaman antara negara-negara ASEAN mengenai pemberdayaan masyarakat dan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan. Selain itu kegiatan ini akan menjadi media untuk mendiskusikan strategi bersama terkait pengembangan kerjasama yang berfokus pada program pemberdayaan masyarakat guna mengatasi kesenjangan pembangunan, menanggulangi berbagai permasalahan sosial, mencapai MDGs ASEAN, serta mensukseskan agenda ASEAN Community Building pada 2015.

Sebagai rangkaian dari kegiatan ini, pada tanggal 4 Juli 2013 seluruh peserta dan delegasi akan melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi PNPM Mandiri di kelurahan Karang Waru, Yogyakarta untuk melihat secara langsung jalannya program pemberdayaan masyarakat di Indonesia. Selain itu peserta juga akan mengunjungi kabupaten Gunung Kidul dan wilayah Gua Pindul untuk mendapatkan penjelasan terkait program pembangunan desa, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan masyarakat.

Daftar tamu undangan antara lain :

  1. Menteri kesejahteraan rakyat dari Myanmar : Mr. Thet Naing Win
  2. Menteri kesejahteraan rakyat dari Laos : Mr. Bounheuang Douangphachanh
  3. Ibu Pamuji Lestrari : Asisten Kedeputian 7 bidang pemberdayaan masyarakat KEMENKOKESRA
  4. Ibu Maghdalena : Asisten Kedeputian 7 bidang pengembangan usaha kecil mikro dan teknologi tepat guna.
  5. Bapak Bakri MM, Direktur pemeberdayaan masyarakat KEMENPAREKRAF
  6. Delegasi ASEAN + 3 negara dari Brunei Darusalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Laos. dan dari  perwakilan dari luar ASEAN, yakni Korea Selatan, Jepang, dan China.

Tamu undangan juga mendengarkan paparan Subagyo ( Ketua Desa Wisata Bejiharjo ) tentang pengelolaan pindul (pemberdayaan masyarakat, dapat mengurangi pengangguran, peningkatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan wisatawan,Selanjutnya mendengarkan paparan dari Bpk Wakil Bupati Gunungkidul, tentang potensi yang ada di daerah gunungkidul salah satunya wisata dan saat ini sudah banyak desa-desa wisata yang mengioptimalkan potensi lokal dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal salah satunya pindul, kemudian cerita tentang sistem informasi desa (SID) yang diimplementasikan di 6 desa – Nglegi, Beji, Nglanggeran Kecamatan Patuk. Girikarto, Girimulyo, Girisuko Kec.panggang – sistem ini untuk memperbaiki data kemiskinan, potensi desa dan perbaikan pelayanan publik bagi masyarakat. harapannya dengan perbaikan data maka akan dapat meminimalisir ketidaktepatan sasaran program penanggulangan kemiskinan seperti BALSEM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.