Wisata ke Gua Pindul, Jangan Lupa Pilih Dewa Bejo

Pernah mendengar nama Gua Pindul? Dewa Bejo sebagai perintis wisata susur Gua Pindul tidak hanya menjual atraksi wisata di Gua Pindul dan Sungai Oyo saja. Dengan dipandu guide yang ramah, berpengalaman, dan tersertifikasi, kamu akan diajak berkeliling Desa Bejiharjo dengan berbagai atraksi wisatanya.

Apa saja sih yang bisa kamu datangi selama di Desa Bejiharjo? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Continue Reading →

Haruskah Pemandu Wisata Goa Pindul Memiliki Sertifikat?

Menyoroti fenomena yang terjadi belakangan ini, khususnya di tempat kami, semakin banyak oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai pemandu wisata di Goa Pindul. Segampang itukah?

Padahal, jika harus menuruti aturan dari dinas yang memegang kuasa atas berjalannya aktivitas wisata, pemandu wisata WAJIB memiliki lisensi. Sebagaimana juga tertuang dalam PP No 52 tahun 2012 tentang sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha di bidang pariwisata, Pasal 53 UU No 10 tahun 2009, Permen Pariwisata No 19 tahun 2016 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi pariwisata, yang jika kami pahami ketiganya menyimpulkan bahwa pemandu wisata profesional haruslah mengantongi sertifikat/lisensi.

Continue Reading →

Refleksi Akhir Tahun: DEWABEJO, Nasibmu Kini

Matahari belum beranjak tinggi untuk menyinari pelataran desa kami. Tapi Bagyo-CS telah siap memasuki gua. Dengan ditemani cahaya obor dan peralatan caving seadanya, Bagyo dan tiga temannya nekat masuk ke dalam gua.

Gila? Entah sudah berapa ribu orang yang mengejeknya saat ide membersihkan Goa Pindul itu terlintas di kepalanya. Keringatnya mengucur deras, otot-ototnya semakin kencang, hanya untuk ambisi mulia.

Saat pertama kali Bagyo membawa wisatawan memasuki Goa Pindul

Continue Reading →

Mengagumi Goa Gelatik: Tempat Bertapa Prabu Anglingdarma

Bagi kamu penyuka adrenalin dan wisata petualangan, belum lengkap rasanya jika berwisata ke Goa Pindul tanpa mengunjungi sembilan gua lainnya. Satu diantaranya gua yang wajib dikunjungi adalah Goa Gelatik. Konon, Goa Gelatik merupakan tempat Prabu Anglingdarma bertapa. Nama Gelatik sebenarnya diambil dari dua kata dalam Bahasa Jawa, gela dan sithik.

Continue Reading →

Pelestari Wayang Sada dari Bejiharjo

Tak hanya Goa Pindul yang ditawarkan Desa Wisata Bejiharjo. Tak jauh dari pintu masuk Goa Pindul, terdapat pelestari budaya wayang lidi yang hampir langka. Marsono namanya. Lewat tangan Marsono, Wayang Sada bukan saja menjadi kemasan pertunjukan dalam acara hajatan. Panggung Wayang Sada yang digelar di kediamannya sudah cukup kaya koleksi lakon wayang  (lebih dari 100 tokoh wayang). Juga lewat Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dewa Bejo, Marsono membuka sanggar belajar dengan tujuan mewarisi kekayaan nusantara yang sedang ditekuninya sekarang. Sebab melalui wayang, akan banyak pesan kebaikan yang dapat tersampaikan ke khalayak.

Continue Reading →

Sensasi Berwisata Offroad Sungai Oya

dsc_0076

Gunungkidul memiliki bentang alam karst dengan aliran sungai bawah tanah sebagai sumber penghidupan masyarakat. Di kawasan Goa Pindul Bejiharjo, yang banyak dialiri sungai, dikembangkan menjadi kawasan wisata. Beragam penelusuran gua kering maupun basah menjadi aktivitas yang menarik untuk dicoba. Begitu pula yang dikembangkan oleh Desa Wisata Bejiharjo atau yang akrab disebut “Dewa Bejo”. Selain paket wisata Cave Tubing Pindul, Caving Glatik, serta Body Rafting Oyo, Dewa Bejo menawarkan paket wisata offroad yang menguji adrenalin wisatawan.

Continue Reading →

Dewabejo Goa pindul siap dapat kunjungan 1000 pengunjung per hari

beritaGoa pindul yang menjadi primadona pariwisata di Gunungkidul kini beranjak 6 tahun, kelompok peristis Goa pindul Pokdarwis Dewabejo slalu mencoba membuat inovasi terbaru. Salah satu inovasi terbaru yang dibuat oleh pokdarwis dewabejo yaitu membuat pelampung sendiri dengan bahan yang tidak kalah dengan merk merk jaket pelampung yang dijual di toko – toko outdoor.

Sampai saat ini dewabejo sudah mempunyai jaket pelampung kurang lebih 1500 buah, sedangkan ban pelampung mempunyai hampir 1000 buah. Jika dirata rata perhari, dewabejo mampu melayani tamu maksimal 1000 pengunjung perhari di Goa pindul. Agar tercipta keamanan dan kenyamanan setiap harinya jaket pelampung dan ban pelampung slalu dikontrol oleh petugas pelampung. Selain dicek setiap harinya, Jaket pelampung yang dipakai oleh pengunjung setelah dipakai aktivitas wisata setiap sore petugas slalu mencuci jaket pelampung tersebut agar tidak berjamur dan tidak berbau.

Demi kenyamanan pengunjung peralatan safety yang kami gunakan untuk kegiatan pariwisata di Desa wisata bejiharjo sangat berkualitas, mulai dari bahan yang digunakan untuk membuat jaket pelampung, Ban dalam, hingga tali pengait pada ban.

Jadi tunggu apalagi, jika berkunjung ke Goa pindul pastikan mencari operator wisata yang mempunyai peralatan safety yang berstandar, salah satunya Pokdarwis Dewabejo dengan ciri – ciri jaket pelampunnya berwarna merah.

Senin Bersih Kawasan Goa Pindul

img-20161128-wa0001

Senin 28 November, 2016 Team pemandu Dewabejo Goa pindul yang diketuai saudara Anaz membersihkan lingkungan sekitar Goa pindul. Menurut anaz dan team nya membersihkan lingkungan Goa pindul dilakukan setiap hari senin, dikarenakan setiap hari senin sepi pengunjung, dia beserta team nya berinisitatif membersihkan sekitar Goa pindul.

Dimulai dari mulut Goa, mereka mengumpulkan sampah sampah yang berserakan di pintu masuk Goa mulai dari sampah plastik hingga ranting ranting kayu. Dengan peralatan sederhana anaz beserta teamnya mulai masuk ke lorong – lorong Goa untuk memebersihkan sampah yang menempel di dinding Goa pindul.

Menurut mereka agenda rutin membersihkan Goa pindul sangat baik, walaupun baru beberapa orang yang sadar akan kebersihan Goa pindul, akan tetapi mereka ikhlas melalukan pembersihan di Goa pindul.

Selain membersihkan lingkungan Goa pindul, ditempat berbeda para pemandu juga membersihkan lokasi start Body Rafting Sungai Oyo hingga Air terjun ditengan perjalanan Body Rafting, Ucil salah satu pemandu Dewabejo Goa pindul sebagai salah satu penggagas kebersihan di Sungai Oyo, selain rumah nya dekat dengan sungai Oyo Ucil juga merupakan pemandu senior di Dewabejo.

 

Dewabejo Goa pindul diserbu ratusan wisatawan

img_20161122_180515Ratusan wisatawan masih memadati obyek wisata Goa Pindul di Kabupaten Gunungkidul. Sebagian besar wisatawan yang memadati kawasan Goa Pindul yang ada di Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo itu berasal dari luar kota. Selain mobil pribadi juga ada rombongan yang menggunakan bis pariwisata. Wisatawan yang datang ke Goa Pindul untuk menikmati wisata susur sungai bawah tanah yang ada di kawasan tersebut. Mereka rela antre lama di depan mulut gua karena banyaknya rombongan yang akan masuk susur sungai. Sebanyak 1200 orang tercatat di buku loket pendaftaran Sekretariat Dewabejo pada hari Sabtu 19 November 2016 sedangkan pada hari Minggu tanggal 20 November 2016 hanya kisaran 800 an pengunjung. Jumlah yang cukup banyak dibandingankan hari – hari biasa.

Butuh waktu kurang lebih satu jam untuk mengantri masuk ke goa pindul pada hari sabtu dan minggu untuk tamu yang belum reservasi ke operator Dewabejo, jadi kami selaku operator wisata Goa pindul menghimbau bagi wisatawan yang akan berkunjung ke goa pindul diharapkan untuk reservasi terlebih dahulu agar perjalanan anda lebih aman dan nyaman.

Cave Tubing Desa Bejiharjo, Sensasi Menyusuri Goa Pindul

#9Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak sekali obyek wisata yang menarik dikunjungi. Dari mulai wisata budaya, kuliner hingga wisata alam. Coba Anda tengok pantai-pantai di selatan kota Yogya, sungguh indah dan memanjakan mata kita.

Salah satu pilihan tempat wisata saat Anda berkunjung ke Yogyakarta adalah Desa Wisata Bejiharjo yang terletak di kabupaten Gunung Kidul, tak jauh dari ibukota Wonosari. Jika Anda membawa kendaraan dari Yogyakarta, jaraknya kira-kira sekitar 1,5 jam perjalanan.

Di desa ini, Anda dapat melakukan satu kegiatan wisata yang jarang ditemukan di tempat wisata lain di Indonesia, yaitu cave tubing. Cave tubing adalah kegiatan wisata yang hampir sama dengan rafting (arum jeram). Perbedaannya rafting menggunakan perahu karet, maka cave tubing menggunakan ban karet.

Cave Tubing Gua Pindul

Goa Pindul memiliki keindahan alam baik di dalam maupun di area luar gua. Aliran air yang berwarna kehijauan dikelilingi oleh kilauan batu-batu stalaktit dan stalakmit yang sudah berusia ribuan tahun menambah pesona obyek wisata yang terletak di kawasan Desa Wisata Bejiharjo ini. .

Setiap wisatawan yang hendak melakukan cave tubing cukup membayar Rp35.000 per orang. Dengan ditemani seorang pemandu, wisatawan dapat menyusuri gua sepanjang 350 meter ini menggunakan ban dalam dan jaket pelampung yang telah disediakan. Aliran air yang tenang memungkinkan wisata cave tubing ini aman untuk dilakukan oleh pemula, baik orang tua maupun anak-anak.

Menurut Yudi, salah seorang pemandu, nama gua Pindul sendiri berasal dari sebuah kisah tentang seorang pemuda bernama Joko Singlulung yang mencari ayahnya yang hilang. Dengan menyusuri sungai dan gua, tiba-tiba kepalanya terbentur salah satu batu gua ini sehingga menyebabkan pipinya bengkak (njendul-bahasa Jawa, Red.) Sehingga akhirnya nama gua ini dinamakan gua Pindul, yang merupakan singkatan dari pipi njendul.

Ketika menyusuri gua ini, wisatawan akan menemukan beberapa tempat menarik, seperti susunan batu besar stalaktit yang jika dipukul akan berbunyi seperti gong. Dan di ujung gua, wisatawan akan menemukan lubang besar seperti posisi sumur yang terbalik. Ketika posisi matahari tepat berada di atas kepala, akan terlihat sinar matahari yang masuk melalui lubang gua dan terlihat sangat indah. Di tempat ini, biasanya para wisatawan berhenti dan berfoto sejenak sebelum mengakhiri perjalanan menyusuri gua Pindul.

Body Rafting Sungai Oyo

Sungai yang letaknya tidak begitu jauh dari gua Pindul ini juga menawarkan pemandangan yang sangat indah. Wisatawan bisa melakukan Body Rafting di sungai Oyo ini sejauh 5 kilometer. Di musim kemarau, aliran air sungai tidak begitu deras sehingga memungkinkan melihat batu-batu yang besar yang dipahat sangat indah secara alamiah di kiri-kanan sungai.

Di tengah perjalanan akan disuguhi air terjun yang merupakan aliran air dari gua Pindul. Bentuk air terjun yang sangat indah juga menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto maupun bermain air. Di sini, wisatawan juga bisa melakukan sedikit atraksi dengan melompat dari ketinggian 15 meter. Dan di akhir perjalanan, kita akan menemukan hamparan persawahan dari desa Bejiharjo yang menghijau.

Untuk bisa menikmati Body Rafting sungai Oyo, wisatawan cukup membayar Rp45.000, sudah termasuk satu pemandu, ban karet dan jaket pelampung.

Mike Eng Naftali, Foto-foto: Mike Eng Naftali/NOVA