Situs Megalitikum Sokoliman

16102010_018Situs Sokoliman berada di Dusun Sokoliman, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Secara geografis terletak kira-kira pada posisi 07deg 55,1269min Lintang Selatan dan 110deg 39,3269 Bujur Timur. Penanda secara fisik kurang lebih berada ujung sebelah barat dari rumah-rumah penduduk Dusun Sokoliman sebelum perladangan dan hutan kayu putih. Tepatnya di sebelah barat poros jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Sokoliman dengan Desa Jatiayu dan Dusun Sokoliman dengan Dusun Gelaran. Di sebelah selatan situs ini membentang Kali Oya yang membuat lumayan subur area yang dilaluinya. Hulu DAS (daerah aliran sungai) Kali Oya adalah wilayah Kecamatan Semin yang berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri. Kali Oya sendiri merupakan sungai terpanjang di Kabupaten Gunungkidul, yang muaranya bertemu dengan Kali Opak di sekitar daerah Kretek Parangtritis Bantul.

 Situs Sokoliman ini menurut catatan Balai Arkeologi Yogyakarta termasuk salah satu Cagar Budaya Situs Megalitikum yang sporadis tersebar di kawasan Gunungkidul. Benar memang, wujud fisik situs ini hanyalah berupa kumpulan batu-batu yang saat ini sudah tertata rapi dan diberi kode identifikasi di atas tanah yang sudah diratakan dan diberi batas dengan concrete-blok. Terdapat beberapa blok untuk meletakkan batuan di area situs ini. Ada 4 blok terpisah, membujur selatan-utara di sebelah kanan pintu masuk, dan membujur timur barat dan utara selatan di sebelah baratnya. Untuk blok di sebelah kiri pintu masuk terdapat batuan serupa papan berdiri yang diapit oleh batuan bulat panjang di masing-masing sisinya. Kode-kode identifikasi, seperti: A01, A02, D24, D25, dan seterusnya tampaknya merupakan kode penelitian arkeologis yang telah dilakukan. Sayangnya di lokasi situs ini tidak tersedia informasi apa arti kode-kode tersebut. Continue Reading →

lokasi goa pindul

PETA

Saat mendengar nama Gunungkidul,  yang terlintas dipikiran kita pasti “pantai”. Tapi sebenarnya masih banyak yang menarik dari kabuapaten Gunungkidul. Berbeda dengan empat kabupaten lain di Daerah Istimewa Yogyakarta yang subur nan hijau, Gunungkidul adalah perbukitan kapur tandus yang selalu dilanda kekeringan. Berada di pesisir selatan Pulau Jawa, Gunungkidul merupakan sisa lautan di masa silam. Manusia-manusia awal di sini bersaudara tua dengan manusia ras Australoid dari Pegunungan Sewu di wilayah Pacitan yang datang melalui jalur lembah karst dan Bengawan Solo purba menuju Gunungkidul di akhir zaman pleistosen sekitar 700 ribu tahun lalu. Bentang alam gunungkidul adalah pesona tiada dua. Mulai dataran tinggi vulkanis, derasnya sungai bawah tanah, kegelapan goa vertikal maupun horizontal, hingga eksotisnya deretan pantai pasir putih. Semua ada di Gunungkidul. Berpuluh tahun diselimuti kabut tentang misteri tanah yang tandus, kekeringan yang kerap melanda, namun kini Gunungkidul telah menampakkan diri, memperlihatkan keindahanya yang selama ini tersembunyi. Ibarat si itik telah menjelma menjadi angsa putih nan cantik. Continue Reading →

Ekosistem Karst | Ornamen dan Keindahan Goa

Bentuk ornamen-ornamen gua merupakan keindahan alam yang jarang kita jumpai di alam terbuka. Di tengah kegelapan abadi proses pengendapan berlangsung hingga membentuk ornamen-ornamen gua ( speleothem ). Proses ini disebabkan karena a ir tanah yang menetes dari atap gua mengandung lebih banyak CO2 daripada udara sekitarnya. Dalam rangka mencapai keseimbangan, CO2 menguap dari tetesan air tersebut. Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah asam karbonat, yang artinya kemampuan melarutkan kalsit menjadi berkurang. Akibatnya air tersebut menjadi jenuh kalsit (CaCO3) dan kemudian mengendap. Continue Reading →

Ekosistem karst || Goa dan Penghuninya

Take nothing but picture, Kill nothing but the time, Leave nothing but footprint , (Mengambil tak lain hanya foto, membunuh tak lain hanya waktu, meninggalkan tak lain hanya jejak kaki), motto tersebut merupakan pegangan para penelusur gua yang pada intinya bagaimana menelusuri keindahan gua tanpa perlu merusak dan mengganggunya. Gua merupakan salah satu ciri khas kawasan karst. Kawasan karst atau gunung gamping merupakan kawasan yang unik serta kaya akan sumber daya hayati dan non hayati. Continue Reading →

Menikmati Sensasi Cave Tubing di Gua Pindul

Selain Kalisuci Cave Tubing, Kabupaten Gunung Kidul masih memiliki wisata petualangan susur gua berair lainnya. Terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, wisata susur gua yang bernama Gua Pindul ini merupakan situs wisata yang baru dibangun pada 2011.

Menurut legenda, nama “Gua Pindul” berkaitan dengan kisah Mangir Wonoboyo. Dia adalah putri Panembahan Senopati yang anaknya ingin dibunuh oleh ayahnya sendiri. Karena tidak ingin bayi tidak berdosa itu mati, bayi tersebut disembunyikan di dalam gua berair. Saat hendak dimasukan ke dalam gua, bayi tersebut terbentur (kebendhul). Saat itulah gua tersebut dinamakan Gua Pindul. Continue Reading →

Sejarah Goa Pindul

DSC_0153
Bagi Anda yang mungkin sudah beberapa kali berkunjung ke Obyek wisata Goa Pindul dan mengagumi keindahan alam di dalamnya, mungkin lupa atau belum mendengar tentang misteri dan asal usul goa Pindul, kami akan mencoba mengungkapnya untuk Anda sesui dengan cerita yang kami degar.

Nama Goa Pindul menurut dongeng yang kami dapatkan berasal dari sebuah kisah perjalanan seorang tokoh jaman dulu yang bernama Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Pemanahan yang mendapat perintah dari Panembahan Senopati di kerajaan Mataram untuk membunuh bayi laki laki hasil buah cinta putri Panembahan Senopati yaitu bernama Mangir Wonoboyo. Dalam perjalanan kedua utusan Panembahan Senopati itu tidak tega untuk membunuh sang bayi, kemudian keduanya pergi kea rah timur yaitu kearah Gunungkidul hingga tibalah di suatu dusun di daerah Karangmojo. Di dusun itu keduanya menggelar tikar untuk alas tidur, dusun tempat menggelar tikar itu kemudian dinamakan Gelaran. Sementara itu sang bayi terus menangis, kedua utusan itu berusaha menenangkannya, karena masih saja rewel, kedua utusan itu berinisiatif memandikannya. Ki Juru Mertani kemudian naik ke salah satu bukit dan menginjak tanah di puncak bukit itu, dengan kesaktianya tanah di bawahnya runtuh dan nampak menganga sebuah lubang yang kelihatan ada aliran air di bawahnya. Sang bayi lalu di gendhong turun dan di mandikan di dalam goa, disaat di mandikan, pipi sang bayi terbentur (Orang jawa : kebendhul) batu yang ada di dalam goa itu. Karena kejadian itu tempat itu di namakan Goa Pindul. Continue Reading →

GOA PINDUL WISATA PETUALANGAN

DSC_0407

Goa Pindul merupakan salah satu goa di Gunungkdiul yang terletak di desa Bejiharjo kecamatan Karangmojo kabupaten Gunungkidul .Dari ibukota kabupaten Gunungkidul Wonosari berjarak sekitar 7 km atau 46 km dari Yogyakata.

Bila kita dari arah Yogyakarta maka sampai di simpang lima Siyonoharjo ( kuranglebih km 36 dari arah Yogya ) kita belok ke kiri melewati jalan ringroad utara- perempatan bangjo Budegan terus ekmudian belok ke kiri menuju Bejiharjo Karang mojo.

Sebelum masuk ke lokasi goa Pindul kita akan melewati area persawahan dan hutan Gelaran yang sering dipakai untuk area perkemahan.Dari area perkemahan hutan Gelaran kita belok ke kanan menuju lokasi Goa Pindul melewati jalan batu putih . Continue Reading →

GOA PINDUL, WISATA ALAM YANG ASYIK

IMG_0025

Goa pindul sendiri sekarang dikelola oleh sekelompok warga di Desa Bejiharjo. Didalam goa ini masih banyak stalaktit dan ratusan kelelawar yang hidup disini. Oleh pemandu nanti bakal dijelasin tentang sejarah dan info mengenai goa ini. Oh iya harga IDR 35000 ini sudah termasuk jasa pemandu, alat untuk cave tubing serta asuransi. Jadi kita ga perlu lagi ngasih tip ke pemandunya.

Untuk mencapai lokasi goa Pindul ini, dari pusat kota Yogyakarta anda bisa naik kendaraan bermotor menyusuri jalan Wonosari. Setelah sampai di daerah Bejiharjo, anda bisa bertanya pada penduduk setempat, tapi nanti biasanya anda pasti tahu karena ada tulisan selamat datang Goa Pindul. Dan nanti akan ada tukang ojek/guide yang bisa langsung mengantar Anda ke lokasi. Apabila menggunakan transportasi ojeg, penumpang tidak akan dipungut biaya.

Dalam menyusuri Goa Pindul kita akan menaiki ban berukuran besar, kemewahan Stalaktit yang dapat anda nikmati akan terasa sangat menakjubkan! Cave tubing atau menyusuri goa dimulai. Stalaktit dan stalakmit mulai menyapa. Terduduk dengan mulut ternganga mendongak ke atas melihat keindahan yang sempurna.

Paket Outbound Goa pindul

OUTBOUND & TRAINING

            Outbound training merupakan jenis latihan di alam terbuka (outdoor) untuk pengembangan diri (self development) yang disimulasi melalui permainan-permainan edukatif (educative game) baik secara individual maupun kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, berpikir kreatif, rasa kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, rasa saling percaya dan lain-lain. Training dalam outbound dapat diikuti oleh semua kalangan dan semua usia dari anak-anak hingga usia dewasa. Setiap game outbound mempunyai tujuan-tujuan yang dapat disesuaikan seperti : team building, communication skills, problem solving motivating, challanges dan lain-lain. Continue Reading →

Paket Caving Goa Pindul

dsc_0235

Goa Pindul merupakan satu dari serangkaian tujuh gua yang mengalir di bawah tanah di desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul gua ini mempunyai panjang sekitar 350 meter dan di bagi menjadi tiga zona: terang, remang dan gelap, bila kalian ingin melakukan cave tubing di Yogyakarta, Goa Pindul  merupakan tempatnya.
Cavetubing hampir sama dengan rafting. bila rafting merupakan kegiatan bersama di sungai dengan perahu karet, maka cavetubing merupakan kegiatan dengan memakai ban dalam. di karenakan arus air di Goa Pindul merupakan relatif tenang, maka cavetubing di Pindul juga bisa dilakukan oleh pemula tanpa wajib persiapan ekstra.
_dsc0014
Ban dalam pengisi angin, ditambah peralatan keselamatan seperti life jacket dan senter, para pengunjung diajak mengapung  di permukaan air yang mengalir tenang. Sepanjang perjalanan di goa pindul pemandu wisata  yang akan menjelaskan berbagai hal, mulai dari asal-usul penamaan gua Pindul, ornamen di dalam gua hingga Fauna yang ada di dalam gua.

_mg_0117

Di salah satu bagian Goa Pindul terdapat ruangan cukup lebar sehingga terlihat seperti kolam yang luas. Biasanya digunakan sebagai tempat untuk berfoto – foto dan melompat dari tebing / dinding goa.
Nama Goa Pindul sendiri, konon berasal dari legenda yang dipercayai masyarakat sekitar, legenda ini menceritakan pengembaraan Joko Singlulung mencari ayahnya. Setelah menjelajahi hutan lebat, gunung dan sungai, Joko Singlulung juga memasuki salah satu gua hingga kepalanya terbentur  batu ( red : kebendul ) , sehingga gua ini disebut Goa Pindul.